Usaha mikro di Indonesia sudah cukup tersebar luas. Usaha yang dilakoni secara pribadi maupun kelompok ini memiliki peran yang cukup besar bagi perekenomian negara. Di tengah krisis besar yang pernah melanda Indonesia beberapa tahun silam, usaha mikro mampu menjadi penyokong perekonomian negara waktu itu, termasuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan. Sama halnya dengan jenis usaha lain, membangun usaha mikro juga membutuhkan modal yang tidak sedikit.

Namun, dalam perjalanannya terdapat banyak kendala dalam hal permodalan. Usaha mikro seringkali mengalami kesulitan memperoleh modal. Misalnya ketika mereka ingin mangajukan kredit pinjaman di bank, seringkali tidak lolos. Nah, bagi yang pernah mengalami hal demikian, coba cek kembali kesiapan Anda saat mengajukan kredit untuk modal. Bagi yang sedang memulai udaha dan butuh modal, berikut ada beberapa hal yang bisa membuat anda lolos akses kredit di bank:

Siapkan Dokumen Penting

Dokumen-dokumen penting yang perlu anda siapkan berupa dokumen identitas diri dan legalitas usaha. Kedua dokumen tersebut ada banyak sekali macamnya. Jadi, anda harus teliti dalam merapikannya.

Pastikan Usaha Anda Berstatus Produktif

Untuk mengajukan kredit bank, pastikan usaha anda aktif dan produktif. Setidaknya anda telah menjalankan bisnis tersebut selama 6 bulan. Usaha-usaha mikro yang biasanya mengajukan kredit yaitu, makanan, kerajinan, clothing, dan lain sebagainya.

Tidak Sedang Kredit di Bank Lain

Jika anda sedang kredit di bank, sebaiknya jangan mengajukan kredit lagi di bank lain. Bank yang kamu sasar, akan memeriksa dan menyeleksi usaha mikro mana yang benar-benar membutuhkan kredit.

Perbaiki Catatan Rekening

Jika anda bekerja sebagai karyawan, bank akan meminta slip gaji untuk memeriksa berapa jumlah penghasilan anda perbulannya. Tidak hanya itu, bank juga akan memeriksa buku tabungan Anda. Apabila punya penghasilan tunai, biasakan untuk setor ke buku tabungan, karena bank akan memastikan seluruh jumlah penghasilan Anda dengan nominal penghasilan yang ada di buku tabungan.

Baca Juga:  Belajar Copywriting dan Instagram Marketing Bersama KomunitasUKM

Jangan Menunda Bayar Hutang

Biasakan untuk lancar melunasi hutang-hutang Anda jika punya. Artinya pembayaran hutang jangan sampai tersendat. Sebab, bank akan menganalisis kondisi keuangan Anda. Apabila  terbukti pernah macet saat kredit ditempat lain, bank tidak akan meloloskan, karena mereka takut hal yang sama akan terulang.

Tata Rapi Proporsi Cicilan

Jangan melakukan cicilan total lebih dari sepertiga penghasilan. Sebab, bank tidak ingin Anda mengalami kesulitan membayar kebutuhan lain, kemudian terpaksa mengambil porsi uang yang seharusnya digunakan untuk membayar cicilan utang bank.

Perbankan mempunyai banyak peran bagi kelancaran usaha mikro. Jangan tunda-tunda lagi untuk mempersiapkan semuanya demi berkembangnya usaha Anda. Semoga strategi diatas dapat membantu.

Sumber Foto : cdn2.tstatic.net/batam/foto/bank/images/ilustrasi-kredit_20160616_163955.jpg