Produk ADO VCO

Produk-produk berbahan kimia cukup banyak dijual dan memiliki jumlah konsumen yang cukup tinggi. Namun, perlu diketahui bahwa menggunakan produk berbahan kimia mempunyai efek samping dan kurang baik apabila terlalu sering dikonsumsi. Salah satu solusi untuk mengontrol diri mengkonsumsi produk berbahan kimia yaitu, dengan mulai membiasakan diri mengkonsumsi produk dari bahan alami. Pola hidup yang demikian, sudah dibiasakan sejak lama oleh Imelda Hasyim Ado, yang berusaha hidup sehat tanpa bergantung pada obat-obatan, apalagi yang berbahan kimia. Sebab, banyak mengkonumsi produk-produk alami lebih terasa manfaatnya. Hal ini lah yang memotivasi Imelda untuk membuka usaha minyak kelapa alami, ADO Organic Virgin Coconut Oil (VCO).

VCO merupakan minyak kelapa organik yang memiliki berbagai fungsi. Selain sebagai obat, VCO dapat digunakan sebagai minyak goreng, cuci rambut, dan bisa diminum langsung. Manfaatnya pun cukup banyak, diantaranya bisa menstabilkan stamina tubuh setelah berolahraga, mengobati sariawan, mengobati penyakit rheumatik, mencegah kebotakan pada kepala, mengatasi keputihan pada wanita, dan masih banyak lagi. VCO sendiri dibuat tanpa campuran bahan kimia, tanpa proses pemanasan, bahan baku dari buah kelapa pilihan yang berasal dari pesisir Maluku Utara.

Berkat manfaat yang dihasilkan, minyak kelapa alami ini pun mulai banyak diminati masyarakat. Produk ADO Organic VCO yang saat ini sudah banyak terjual di pasar yakni, VCO dan masker Kefir, tetapi mereka lebih mengutamakan VCO. Harga VCO 75.000/botol,  2-5 botol 65.000, ada pun paket hemat per 6 botol (1,5 ltr) seharga 320.000. Selain bebas dari zat-zat kimia, keunggulan dari VCO yang lain adalah bahan baku yang digunakan sudah diuji melalui laboraturium. Saat ini Imelda memproduksi sampai dengan kapasitas 2000 liter tiap bulannya.

Baca Juga:  Sehat Full Khasiat di Warunk Welut Bantul

Tidak Memerlukan Modal Besar

Owner ADO VCO

Sedikit cerita dibalik kesuksesannya memproduksi VCO. Usaha yang sudah dirintis Imelda sejak tahun 2015 ini menggunakan modal yang tidak banyak, karena Imelda mengerjakannya sendiri secara manual. “Modal awal sangat minim karena awalnya, semua sistemnya manual dan saya kerjakan sendiri. Ngga ngitung banget sih, paling buat beli bahan utama,  buat pesan tas kemasan, stiker dan perizinan”, katanya. Dalam perjalanannya ADO Organic VCO sempat mengalami trial and error. Namun, menurut Imelda hal tersebut masih dalam batas wajar dan hanya terjadi di awal-awal saja. Selanjutnya, usaha ini berjalan dengan lancar, minyak kelapa yang ia produksi sudah dikenal oleh masyarakat lokal maupun nasional.

Strategi Pemasaran dengan Berbagai Cara

Untuk bisa memasarkan produk hingga meluas ke berbagai daerah di Indonesia, ADO Organic VCO memiliki strategi pemasaran yang bermacam-macam. Strategi pemasaran yang digunakan lebih menekankan pada pembuatan kemasan yang menarik, edukasi tentang manfaat VCO, dan testimoni-testimoni dari konsumen, serta pemasaran secara online. “Upload testimoni dan pengiriman di FB dan Instagram (bisa cek ig kami di @ado_vco dan facebook di Ado Outlet), dan wawancara dari Liputan UKM kami harap bisa mendongkrak penjualan di kemudian hari”. Cara-cara ini terbukti sangat membantu Imelda dalam mengembangkan usahanya.

Menjalin Komunikasi yang Baik Dengan Supplier

Memulai usaha baru tentunya harus menghadapi proses yang panjang dan menghadapi berbagai tantangan. Saat memulai usaha produksi minyak kelapa, Imelda menemui kesulitan dalam memproduksi minyak kelapa, karena salah memilih bahan baku. Dari pengalaman ini, Imelda mencari solusi agar kedepannya tidak lagi menemui kesulitan. “Saya komunikasikan kriteria bahan mentah yang saya inginkan ke supplier”, ucapnya saat berbagi pengalaman mengatasi kesalahan memilih bahan baku.

Baca Juga:  Pie Nasima, Oleh-Oleh Khas Lombok

Untuk saat ini, semua fokus pengembangan usaha terutama dalam hal produksi, pemasaran, dan jaringan, sedang digalakkan bersama, karena ketiganya saling berkaitan.

Tim liputanUKM

Sumber Foto : Koleksi Pribadi ADO VCO