Bebagai kecamatan di Kab.Sleman turut meramaikan PPD 2018

LIPUTAN UKM – Setiap daerah kaya akan potensi dalam berbagai bidang. Potensi ini tentunya bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat, apabila bisa dikembangkan secara berkelanjutan. Dalam rangka memperingati ulang tahun Kabupaten Sleman yang ke-102, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman mengadakan serangkaian acara meriah, salah satunya Pameran Potensi Daerah (PPD) Kabupaten Sleman. Acara ini diselenggarakan di Alun-alun Denggung, sejak tanggal 12-21 Juli 2018. Dilansir dari Republika, pameran kali ini mengangkat tema Sleman Kreatif Menuju Smart Regency.

Memasuki hari ke-8 acara PPD (19/07) pagi, suasana pameran terpantau ramai tetapi tidak begitu padat. Sebab, beberapa stand masih belum buka. Stand PPD terdiri dari berbagai lembaga diantaranya BUMN/BUMD, lembaga pendidikan, UMKM mandiri, UMKM binaan, swasta, kuliner, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pertanian, dan puluhan kecamatan di Kabupaten Sleman. Pada hari itu, PPD diramaikan oleh anak-anak sekolah dari SD-SMA dan beberapa orang dari suatu lembaga. Anak-anak sekolah sendiri tampak antusias dengan berbagai makanan dan barang yang dipamerkan di PPD. Terlihat sebagian diantaranya datang untuk tujuan mengerjakan tugas sekolah. Selesai dengan tugasnya, para siswa sekolah masih tetap asyik mengunjungi stand-stand menarik lainnya. Tidak sedikit diantara mereka yang kemudian mengunjungi beberapa stand kuliner untuk menikmati aneka jajanan.

PPD Sleman pagi hari (19/07) ramai dikunjungi siswa sekolah

Salah satu stand kuliner dari Kecamatan Kalasan, menjual aneka produk lokal yang datang dari berbagai kelurahan. Produk paling banyak datang dari Kelurahan Tirtomartani yang menjual aneka makanan seperti kue brownies batik, keripik jagung, onde-onde kering, souvenir, lurik, mainan anak, dan aksesoris. Setiap tahunnya, pihak kecamatan mengajak semua kelurahan untuk ikut berpartisipasi dalam PPD. “Pihak masing-masing kelurahan sendiri yang menunjuk beberapa UMKM untuk memamerkan dan menjual produknya di stand Kecamatan Kalasan”, jelas Rosa salah satu sekaligus pemuda karang taruna dari Tirtomartani yang menjaga stand Kecamatan Kalasan.

Baca Juga:  Pemkab Bantul Ajak Semua Elemen Gali Potensi Daerah

Setelah puas mengunjungi beberapa stand di sebelah selatan, Tim LiputanUKM lebih jauh menjelajah ke area pameran di sebelah barat. Di area tersebut, didominasi oleh stand-stand BUMN/BUMD dan lembaga-lembaga pemerintahan. Sementara di sisi utara ada stand-stand kuliner dan lembaga pendidikan. Terdapat salah satu stand menarik dari SMP 1 Seyegan. Sekolah ini memamerkan semua hasil karya siswa-siswi, diantaranya ada poster ilmiah, dompet koin, sapu tangan, syal batik, celengan, dan masih banyak lagi. Terakhir di sebelah timur didominasi oleh UMKM binaan yang rata-rata memamerkan produk pertanian, perikanan, dan pangan, serta home gardening.

Salah satu stand produk lokal dari UMKM Binaan

Dari sekian banyak potensi yang dipamerkan, bisa dikatakan PPD Kabupaten Sleman 2018 menjadi ajang bagi para pelaku UKM untuk menonjolkan sisi kreatifnya dalam menjangkau pasar, bagaimana mereka mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, dan membangun relasi. Berkaca dari sisi lainnya, PPD Kabupaten Sleman juga berperan sebagai sarana edukasi bagi para pengunjung. (Kin/LiputanUKM)