Cr: E-Brownies

LIPUTAN UKM – Pada umunya, bisnis kue menjadi salah satu bidang bisnis favorit para pelaku usaha sampai saat ini. Beberapa pengusaha bakery biasanya menghadirkan menu kue yang terdiri dari berbagai macam jenis. Sebagian diantaranya tak lupa menyediakan kue brownies, terutama rasa coklat. Brownies menjadi salah satu kuliner kue yang hampir selalu akrab dengan lidah semua orang. Hal ini lah yang membuat bisnis kue brownies cukup menjamur di berbagai daerah di Indonesia.

Salah satu bisnis kue di Batam tak mau melewatkan kesempatan tersebut untuk mempopulerkan kue brownies ini, bahkan usaha ini dibangun khusus untuk menjual kue brownies saja. Bisnis kue brownies ini dirintis oleh 3 orang perempuan yakni, Christina, Eliana, dan Yeyen, yang kemudian diberi brand E-Brownies. Berawal dari Eliana yang hobi membuat kue dan mendapat respon positif dari kawan-kawannya. Christina dan Eliana bertekad mengembangkan bisnis kue brownies ini. Kemudian mereka menggandeng Yeyen sebagai partner bisnis.

Cr: E-Brownies

Varian Rasa Sebagai Inovasi

Mereka menyadari bahwa banyak pesaing yang membuka bisnis kue brownies, maka dari itu E-Brownies memberikan inovasi yang membuat kue brownies ini berbeda dari yang lain. E-Brownies memberikan varian rasa brownies, diantaranya ada coklat, pandan, keju, dan red velvet. Rasa brownies juga semakin sempurna dengan tambahan topping brownies berupa kacang almond, parutan keju, dan choco chips. Selain itu, E-Brownies dibuat dari bahan-bahan yang berkualitas tanpa pengawet. Frozen cheese brownies merupakan produk brownies favorit para pelanggan E-Brownies untuk saat ini. Brownies dikocek dengan harga rata-rata 50.000 per box.

Memanfaatkan Aplikasi Digital Untuk Pemasaran

Dalam hal penjualan dan pemasaran produk, E-Brownies tak mau ketinggalan dari perkembangan bisnis di era digital ini. Mereka memanfaatkan media sosial sebagai sarana mereka untuk berpromosi dan memberikan kemudahan bagi para konsumennya untuk memesan. E-Brownies juga memanfaatkan aplikasi Go Food yang saat ini sedang marak digunakan banyak orang untuk memesan makanan.

Baca Juga:  200 Pengusaha UMKM Dilatih Gunakan Teknologi

Antar Pesanan Jadi Tantangan di Awal

Layaknya bisnis lain yang baru merintis, E-Brownies juga mengalami suka duka dalam perjalanannya memulai bisnis ini. Salah satu yang menjadi tantangan mereka adalah saat mereka harus mengantarkan pesanan kepada pelanggan. Orderan semakin meningkat dan mereka kewalahan karena SDM yang ada masih kurang. Akhirnya E-Brownies menggunakan jasa Go Food, tetapi ini pun juga masih menemui kendala. “Awalnya E-Brownies belum terdaftar di Go Food, dan kita memakai jasa Go Send tetapi sistem seperti Go Food, artinya makanan ini dibayarkan oleh temen-teman Gojek dulu. Dan banyak teman-teman Gojek tidak bersedia dan sering skali cekcok dengan temen-teman Gojek”, pungkas Christina saat dihubungi LiputanUKM. Namun, hal tersebut tidak menjadi persoalan panjang lagi setelah E-Brownies mendaftarkan merknya ke pihak Go Food.

 

Meskipun pemasaran sudah berbasis online, E-Brownies punya keinginan besar untuk membuka outlet, demi meningkatkan kepercayaan pada konsumen. Pemasaran produk E-Brownies kini juga sedang digalakkan demi berkembangnya bisnis kue ini. Bisnis kue brownies cukup menjanjikan lho, tertarik untuk mencoba juga?. Jangan lupa berikan inovasi yang berbeda supaya produkmu unggul diantara pesaingmu.