Budaya vlogging kini sedang marak dikalangan anak muda. Siapa yang sangka jika kegiatan yang tadinya hanya sekedar hobi ini, ternyata bisa memberikan peluang bisnis bagi vlogger. Apabila anda serius menekuni hobi vlogging, anda bisa mendapatkan penghasilan yang menjanjikan. Hal menarik apapun bisa anda bagikan melalui kegiatan vlogging tersebut, salah satunya membuat vlog yang membahas seputar merawat kecantikan. Seseorang yang hobi vlogging biasa dipanggil dengan sebutan Beauty Vlogger.

Beberapa beauty vlogger Indonesia telah membuktikan potensi bisnis industri kreatif dari platform media sosial YouTube, diantaranya ada Suhay Salim, Abel Cantika, dan Tasya Farasya. Mereka adalah beberapa Beauty Vlogger yang telah membuat sebuah vlog berupa tutorial make up, tips dan trik, hingga rekomendasi produk kecantikan. Kreativitas yang diciptakan telah membawa mereka menjadi beauty influencer, dengan pencapaian prestasi 200.000 subscriber dan followers media sosial mereka yang mencapai ratusan ribu.

Bagi anda yang memang memiliki ketertarikan di dunia kecantikan, anda bisa menjajal hobi anda tersebut menjadi sebuah pekerjaan yang menguntungkan. Pasalnya, dengan keberhasilan platform media sosial dan YouTube yang dibanjiri oleh followers dan subscriber, para pengusaha kosmetik akan mengantre untuk meminta anda menjadi endorser produknya.

Ada beberapa kunci sukses menjadi Beauty Vlogger yang bisa anda pelajari:

  1. Menjadi Diri Sendiri

Sebagai seseorang yang menggeluti dunia fashion dan kecantikan, anda mungkln mempunyai beberapa idola. Kecintaan anda terhadap idola tersebut akan mempengaruhi gaya anda dalam berdandan dan berpenampilan. Inilah hal yang harus anda hindari jika ingin menjadi Beauty Vlogger. Munculkan sesuatu yang unik dari karya anda, sehingga anda memiliki ciri khas.

  1. Tetap Percaya Diri

Salah satu kunci menjadi Beauty Vlogger adalah “tidak takut jelek”. Anda harus percaya diri dengan kecantikan yanga anda pancarkan. Kecantikan juga bersifat relatif, jadi jangan pernah takut untuk tampil cantik dengan versi anda.

  1. Story Telling dan Self Enrichment

Anda harus memiliki pembawaan dan public speaking yang baik. Kuasai teknik penyampaian informasi dengan cara yang menarik, sehingga mampu memikat hati penonton. Dalam berbicara, jadikan seolah-olah anda sedang mengajak interaksi penonton.

  1. Perhatikan Genre yang Dibawa
Baca Juga:  La Palette, Brand Lokal yang Bersaing di Bisnis Online Kecantikan

Konten video yang anda sampaikan harus memuat tujuan yang jelas. Sesuaikan konten video anda dengan usia, lifestyle, dan preference penonton. Namun, jangan menghilangkan ciri khas anda. Buat diri anda nyaman dengan kegiatan vlogging anda.\

  1. Rutin Update Vlog

Buat jadwal rutin update video anda di YouTube dan berbagai media sosial anda. Misal seminggu sekali, atau beberapa kali dalam waktu satu bulan. Apalagi kalau sudah memiliki banyak subscriber dan followers, mereka tentu akan menunggu-nunggu update video dari anda. Ini artinya anda harus konsisten dengan apa yang sudah dimulai.

  1. Pahami Teknik Kamera dan Lighting

Membuat video cukup menguras waktu dan tenaga. Pasalnya setelah proses perekaman video dibuat, anda harus memerikasa lagi kamera dan lighting. Karena ini berkonten make up, wajah dan warna make up harus terlihat mirip dengan aslinya. Setelah itu anda harus melakukan editing, agar tampilan video lebih sempurna.

  1. Bergabung Dengan Komunitas

Berkumpul dengan sesama rekan yang juga tertarik dibidang bisnis kecantikan, sangat diperlukan untuk anda. Tujuannya agar anda dan rekan-rekan satu komunitas bisa saling berbagi informasi. Anda harus senantiasa up to date dengan perkembangan dunia fashion dan kecantikan saat ini.

Sesuatu yang menyenangkan ketika kita bisa menjadikan hobi sebagai pekerjaan. Selain itu, menjadi kepuasan tersendiri, apabila kita mampu membagikan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain. Berani dan konsisten merupakan bekal yang perlu anda pegang dalam melakoni pekerjaan ini. Tertarik berbisnis di dunia fashion dan kecantikan?

Sumber Foto : static.bhphotovideo.com/explora/sites/default/files/TTT.png