Sejak dulu, Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar atau kota pendidikan. Banyak mahasiswa yang rela merantau dan menghabiskan waktu ke Jogja demi menempuh pendidikan tinggi. Sejalan dengan tingginya jumlah mahasiswa yang kuliah di Jogja, pertumbuhan pelaku kuliner di seputaran kampus juga semakin ramai. Mereka memanfaatkan lapak-lapak di pinggiran jalan seputaran kampus sebagai lokasi berdagang yang potensial.

Potensial karena lokasinya yang tidak jauh dari pusat perkuliahan maupun kos-kosan yang ditinggali kalangan mahasiswa. Benar saja, jika kita berkeliling di seputaran jalanan kampus di Jogja pada jam tertentu, akan banyak mahasiswa yang mencari makanan, khususnya makanan ringan. Nah, bagi Anda mahasiswa yang saat ini sedang kuliah di Jogja ataupun para calon mahasiswa yang bermimpi untuk kuliah di Jogja, kami punya referensi jajanan pinggir jalan yang cukup populer. Jajanan tersebut bisa jadi merupakan makanan asli Jogja ataupun dari luar, seperti dari Sunda, Jawa Timur, dll.

Berikut jajanan pinggir jalan yang cukup popular di kalangan mahasiswa:

Seblak

Belakangan ini bisnis kuliner Seblak mulai marak. Tidak lain karena Seblak cukup digemari mahasiswa. Cemilan bercita rasa pedas dan beraroma kencur ini merupakan salah satu makanan khas Kota Bandung, Jawa Barat. Banyak yang belum mengetahui bahwa, seblak sebetulnya adalah bumbu dengan kerupuk sebagai topingnya. Saat ini, beberapa warung Seblak menyediakan varian toping. Misalnya, tulang daging, tahu, bakso, siomay, macaroni, mie, dsb. Untuk di Jogja sendiri, beberapa warung Seblak yang ramai dikunjungi mahasiswa yaitu, Outlet Seblak Bloom UNY di Jalan Karangmalang, Ngemil Seblak di Jalan Selokan Mataram Seturan, Seblak Village Asgar di Jalan Ringroad Utara Sanggrahan, dan Kedai Bandungan di Jalan Ringin Raya Condongcatur.

Baca Juga:  Sambal Maiq, Laris Jadi Buah Tangan Wisatawan
http://www.tripparty.id/2016/08/kedai-bandungan-seblak-super-pedas-di.html

Siomay

Siomay sudah digemari sejak dulu oleh mahasiswa sebagai cemilan. Asal mula siomay sendiri dari Tiongkok, tepung yang dibentuk bulat dan berisi ikan gurih, serta dibalut dengan pangsit dan disiram saus kacang. Siomay tidak hanya dijual di warung-warung, tetapi juga dijual oleh pedagang asongan pinggir jalan yang biasa menggunakan sepeda atau gerobak. Warung siomay yang popular di kalangan mahasiswa yakni, Siomay Telkom di Jalan Juadi Kotabaru, Siomay Mirza di Jalan Kapten Piere Tendean No. 53, Gg Jembatan Merah Gejayan, Jalan Babarsari dan Jalan HOS Cokroaminoto, Siomay Kang Cepot ada di Jalan Kaliurang km 8,5 dan Lippo Plaza Jogja Lantai LG.

http://www.info-jogja.com/2014/07/siomay-telkom.html

Soto

Sebagian mahasiswa seringkali menjadikan soto sebagai sarapan pagi yang cukup recommended. Sebagai tambahan wawasan, konon katanya Soto merupakan hasil akulturasi budaya antara Indonesia dengan Tiongkok. Mi dan Soun berasal dari Tiongkok, semetara bumbu-bumbunya local, meyesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Warung-warung soto yang biasa dikunjungi oleh mahasiswa diantaranya ada Saoto Bathok Mbah Katro Jalan Candi Sambisari Purwomartani, Soto Daging Sapi Pak Ngadiran Jalan Sanca Karanggayam, dan Soto Ayam Kampung Pak Dalbe Jalan Jenderal Sudirman Terban.

http://www.tribunnews.com/travel/2015/11/06/soto-disajikan-dalam-mangkuk-tanah-membuat-turis-turis-bule-ini-tertarik-mencicipi

Batagor

Sembari menunggu jeda kuliah atau berkumpul dengan teman di sore hari. Mahasiswa menyempatkan diri untuk membeli jajanan ringan, salah satunya batagor. Jajanan ini sangat digemari mahasiswa. Selain karena harganya yang relatif murah, penjual batagor juga bisa ditemui di banyak tempat. Batagor sendiri pertamakali dijual pada tahun 1980 di Kota Bandung. Kemudian bisnis batagor mulai merambah tidak hanya di Bandung, tetapi juga di berbagai daerah, salah satunya di Jogja. Beberapa warung batagor yang cukup terkenal di Jogja diantaranya Batagor Sempurna terletak di depan SPBU Sagan, Batagor Pak Kirno di Jalan Kaliurang KM 5, dan Siomay & Batagor 1512 Kang Is di Jalan Magelang KM 5.

Baca Juga:  Peluang Usaha Paling Populer dan Menguntungkan di Yogyakarta
http://www.tribunnews.com/travel/2016/01/21/ingin-cari-batagor-enak-di-jogja-coba-datang-ke-batagor-sempurna

Cimol

Sama seperti ulasan sebelumnya, orang yang berjualan cimol juga mudah ditemui diberbagai sudut kota Jogja. Penjual cimol biasanya memasarkan dagangannya dengan gerobak. Umumnya dijual di sekolah-sekolah atau tempat wisata. Jajanan berbahan dasar aci ini mulai popular di tahun 2000-an, pertamakali dijual di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

http://www.kerjanya.net/faq/14137-resep-cimol-praktis-sederhana.html

Sempol Ayam

Baru-baru ini sempol ayam juga menjadi cemilan yang banyak dijual. Cemilan ini pun juga disukai oleh anak-anak muda. Kuliner khas Kota Malang ini berkiprah di dunia kudapan kaki lima, berbahan dasar daging ayam yang kemudian dibalut dengan tepung terigu dan kanji Namun, bisnis sempol belum terlalu merambah ke mana-mana seperti seblak. Bagi yang ingin mencoba jajanan ini, sempol ayam bisa ditemui di Sunday Morning UGM.

http://deskgram.org/sempol.mania.jogja/taggedin

Cemilan-cemilan ini tidak sulit dijumpai di Jogja, karena banyak dijual oleh banyak pedagang kaki lima dan harganya lumayan terjangkau. Selain itu, bagi mahasiswa pendatang di Jogja, jajanan ini bisa menjadi pengobat rindu pada kampung halaman. Tidak heran jajanan-jajanan ini kemudian tetap eksis di kalangan mahasiswa.

Sumber Foto Feature : http://sebuahkisahperjalananhidupku.blogspot.co.id/2015/11/kampus-ugm-fakultas-ekonomi.html