Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendukung kolaborasi RI-Jepang dalam upaya pengembangan sektor industri kecil dan menengah (IKM).

Dukungan tersebut terutama diarahkan untuk menghadapi era revolusi industri 4.0. Wujud kolaborasi dilakukan melalui pembentukan Indonesia Japan Business Network (IJB-Net) yang didukung diaspora kedua negara.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartanto mengatakan, kolaborasi itu akan mendukung pengusaha antar dua negara mendorong daya saing sektor IKM. Menurut Menperin, beberapa sektor IKM akan dikembangkan melalui kolaborasi ini seiring penerapan industri 4.0 antara lain IKM makanan dan minuman serta IKM komponen otomotif.

“Sektor ini dapat menjadi mitra strategis bagi perusahaan-perusahaan manufaktur besar yang terkait. Adanya peran diaspora ini bisa menjadi opsi pendorong untuk meningkatkan kemitraan,” ujarnya seusai peluncuran IJB-Net dan Simposium Internasional bertema Peluang Kolaborasi Indonesia-Jepang di Era Industri 4.0 di Gedung Kemenperin Jakarta.

Pada kesempatan itu, Menperin memberikan apresiasi kepada industri manufaktur Jepang skala besar karena terus berkomitmen menambah investasi dan beberapa di antaranya menjadi pionir dalam implementasi industri 4.0 di Indonesia. Misalnya, Epson, Toyota, Panasonic, dan Daihatsu.

“Adanya IJB-Net ini dapat pula menjadi momen peningkatan hubungan diplomatik kedua negara yang sudah memasuki 60 tahun pada 2018 ini,” ujarnya.

Saat ini Kemenperin tengah fokus dalam pelaksanaan program e-Smart IKM di Indonesia. Program strategis ini dinilai dapat meningkatkan akses pasar bagi pelaku IKM dalam negeri melalui internet marketing. Kemenperin menargetkan 4000 IKM lokal akan bergabung dalam program e-Smart IKM pada 2018. Ketua Umum IJB-Net Suyoto Rais mengungkapkan, IJB-Net siap mengoptimalkan peran para alumni Jepang untuk memperkuat jaringan kedua negara.

IJB-Net juga akan membantu pengembangan IKM Indonesia agar dapat meningkatkan nilai tambah produknya sehingga bisa menembus pasar Jepang.

Baca Juga:  Sistem Pelaporan Kredit UMKM di Indonesia

(Ichsan Amin)

(kmj)

Sumber: https://economy.okezone.com/read/2018/08/09/320/1933948/menperin-ajak-jepang-perkuat-sektor-industri-kecil-dan-menengah