Ekonomi digital bukan hanya tentang menjadikan bisnis lebih maju. Ekonomi digital juga bahan baku utama untuk model bisnis baru dan inovatif yang merupakan komponen penting dalam pembangunan ekonomi dan ekosistem digital yang lebih luas.

Berikut keuntungan penggunaan teknologi digital bagi UKM:

1. Kenaikan pendapatan hingga 80 persen
2. Satu setengah kali lebih mungkin untuk meningkatkan kesempatan kerja
3. 17 kali lebih mungkin menjadi inovafif
4. UKM yang lebih banyak menggunakan teknologi digital menjadi lebih kompetitif secara internasional.

Terlepas dari keuntungan yang diperoleh dari penggunaan teknologi digital, Stancombe Research and Planning Deloitte Acces Economics menemukan lebih dari sepertiga UKM di Indonesia (35 persen) masih offline, sepertiga lainnya (37 persen) hanya memiliki kemampuan online yang sangat mendasar (basic), 18 persen memiliki kemampuan online menengah (intemediate), dan kurang dari seper sepuluh (9%) adalah bisnis online lanjutan (advanced).

Jika diaplikasikan pada usaha kecil, bisnis uang masih offline dengan rata-rata pendapatan 1,4 miliar per tahun, bisnis yang masih offline dapat mengalami kenailan pendapatan sebesar 140 juta setahun, seandainya bisnis tersebut memiliki kemampuan bisnis online lanjutan.

UKM yang memanfaatkan teknologi digital lebij mampu berinovasi, bisnis onlinelanjutan 17 kali lebih mampu untuk membuat perubahan besar dalam cara mereka melakukan bisnis  dibanding offline. Selain itu, UKM dengan kemampuan online dasar memiliki lebih dari 6 persen pendapatan yang berasal dari pelanggan mancanegara jika dibanding UKM offline.

Sumber : http://www.jurnas.com/artikel/35810/Ini-Keuntungan-Teknologi-Digital-bagi-UKM-di-Indonesia/
Baca Juga:  Atasi Persoalan Sosial Ekonomi di Indonesia Dengan Sociopreneurship