Menurut Mckinsey Institute, nilai transaksi UMKM yang beralih ke online akan berkembang dua kali lebih cepat. Sayangnya dari 59,9 juta pelaku UMKM yang ada di Indonesia, saat ini baru sekitar 4,6 juta UMKM yang sudah go online.

Asisten Deputi Pemasaran Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Herustiati menyampaikan, saat ini pemerintah terus mendorong agar pelaku UMKM bisa mulai memanfaatkan platform online untuk berjualan, sehingga dapat meningkatkan penghasilan mereka. Pada 2020, pemerintah juga menargetkan digitalisasi 8 juta pelaku UMKM.

“Kita akan terus mendorong pelaku UMKM go online, targetnya ada 8 juta UMKM yang berjualan online pada 2020. Tidak sekedar online, harapannya juga dapat menghasilkan transaksi yang dapat membantu meningkatkan perekonomian Indonesia,” kata Herustiati, di acara peluncuran program Ramadan Ekspress, di Jakarta, Senin (28/5).

Kemenkop dan UKM bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) baru-baru ini juga meluncurkan Gerakan Nasional “Ayo UMKM Jualan Online”. Berbagai kegiatan yang dilakukan pemerintah bersama para marketplace dalam gerakan ini meliputi rangkaian tahapan, mulai dari onboarding atau mendorong pelaku UMKM offline menjadi online, Active Selling atau pendampingan kepada para UMKM yang sudah go online untuk meningkatkan transaksi online, Scale Up Business atau membantu pelaku UMKM meningkatkan skala bisnisnya, hingga mendorong pelaku UMKM meningkatkan jangkauan pasar menjadi internasional.

“UMKM sudah sejak lama menjadi pahlawan ekonomi Indonesia. Di era ekonomi digital seperti saat ini, kita ingin mendorong mereka agar ikut berjualan online untuk meningkatkan pendapatan mereka, dan pada akhirnya bisa meningkatkan perekonomian Indonesia,” terang Staf Khusus Menkominfo Bidang Program Prioritas dan Ekonomi Digital, Lis Sutjiati.

Sumber : http://www.beritasatu.com/satu/494404-8-juta-umkm-ditargetkan-beralih-ke-online.html
Baca Juga:  Mendag Akan Wajibkan Marketplace Jual Produk UMKM